Trending Issues

Sumber: SIMWAS Online per 31 Okt 2026, 02.15 WIB

Memuat…

Lihat semua informasi strategis →

Kegiatan Pengawasan

Kondisi Tidak Sesuai dengan Kriteria

TLHP

Rekomendasi Perbaikan Tata Kelola dan Kinerja

TLHP = status tindak lanjut rekomendasi hasil pengawasan; TPTD = tidak dapat ditindaklanjuti (dihitung selesai). Klik batang kategori untuk melihat rinciannya. “Lainnya” adalah rekomendasi berkode 14/15 di SIMWAS yang belum dapat dikelompokkan. Pencegahan Korupsi/Fraud merupakan irisan kode 07, 09, 11, dan 13 sehingga ditampilkan terpisah.

Poin penting 2026

  • 235 laporan hasil pengawasan menghasilkan 680 temuan dan 891 rekomendasi perbaikan.
  • 31% rekomendasi sudah selesai ditindaklanjuti (279 dari 891). Periode ini masih berjalan, jadi wajar bila sebagian rekomendasi belum selesai.
  • Rekomendasi terbanyak menyangkut Pelayanan Publik: 281 rekomendasi (32% dari seluruh rekomendasi).
  • Nilai Kerugian/Potensi Kerugian yang Berhasil Diselamatkan Rp810 juta (66% dari nilai rekomendasi Rp1,2 miliar), dari tindak lanjut yang sudah disetor.
  • 592 rekomendasi belum selesai lebih dari 2 tahun (seluruh periode). Ini perlu menjadi perhatian pimpinan.
Laporan hasil pengawasan
235LHP terverifikasi
Temuan
680Permasalahan yang ditemukan
Rekomendasi
891Saran perbaikan
Sudah selesai
31%279 rekomendasi
Pemanfaatan informasi
0Laporan OPD/BUMD terverifikasi

Perkembangan antartahun

Temuan dan rekomendasi menurut tahun LHP. Garis oranye menunjukkan rekomendasi yang sudah selesai sampai hari ini.

Tahun 2026 masih berjalan, sehingga angkanya belum sebanding dengan tahun penuh.

Lihat angka grafik
TahunTemuanRekomendasiSelesai
20231.1231.5421.511
20241.3692.0781.807
20251.1911.5221.124
2026 (berjalan)680891279

Rekomendasi yang belum selesai

Semua periode, menurut lama sejak tanggal LHP. Total 1.669 rekomendasi.

< 6 bulan332
6–12 bulan476
1–2 tahun269
> 2 tahun592

Rekomendasi yang terbuka lebih dari 2 tahun berpotensi menjadi temuan berulang dan perlu didorong penyelesaiannya.

Peringkat temuan dominan

Jenis permasalahan menurut jumlah temuan pada periode ini, dari yang terbanyak.

1. Pertanggungjawaban tidak akuntabel (bukti tidak lengkap/tidak valid)120 · 18%
2. Belum dikodekan (Keterangan)114 · 17%
3. Kekurangan volume pekerjaan dan/atau barang50 · 7%
4. Kelemahan pengelolaan fisik aset39 · 6%
5. Pencatatan tidak/belum dilakukan atau tidak akurat37 · 5%
6. Belanja tidak sesuai atau melebihi ketentuan33 · 5%
7. Entitas tidak memiliki SOP yang formal untuk suatu prosedur atau keseluruhan prosedur30 · 4%
8. Kelebihan pembayaran selain kekurangan volume pekerjaan dan/atau barang27 · 4%
Tampilkan peringkat lengkap (50 jenis)
9. SOP yang ada pada entitas tidak berjalan secara optimal atau tidak ditaati24 · 4%
10. Perencanaan kegiatan tidak memadai22 · 3%
11. Penyimpangan terhadap peraturan perundang-undangan bidang tertentu lainnya seperti kehutanan, pertambangan, perpajakan, dll16 · 2%
12. Proses pengadaan barang/jasa tidak sesuai ketentuan (tidak menimbulkan kerugian negara)14 · 2%
13. Penyimpangan terhadap peraturan perundang-undangan bidang teknis tertentu atau ketentuan intern organisasi yang diperiksa tentang pendapatan dan belanja13 · 2%
14. Pelaksanaan kegiatan terlambat/terhambat sehingga mempengaruhi pencapaian tujuan organisasi12 · 2%
15. Pelayanan kepada masyarakat tidak optimal12 · 2%
16. Penyimpangan terhadap peraturan perundang-undangan bidang pengelolaan perlengkapan atau barang milik11 · 2%
17. Tidak ada pemisahan tugas dan fungsi yang memadai10 · 1%
18. Entitas tidak memiliki satuan pengawas intern8 · 1%
19. Penerimaan negara/daerah atau denda keterlambatan pekerjaan belum/tidak ditetapkan dipungut/diterima/disetor ke kas negara/daerah atau perusahaan milik negara/daerah8 · 1%
20. Fungsi atau tugas instansi yang diperiksa tidak diselenggarakan dengan baik termasuk target penerimaan tidak tercapai7 · 1%
21. Penetapan/pelaksanaan kebijakan tidak tepat atau belum dilakukan berakibat hilangnya potensi penerimaan/pendapatan6 · 1%
22. Proses penyusunan laporan tidak sesuai ketentuan6 · 1%
23. Sistem informasi akuntansi dan pelaporan belum didukung SDM yang memadai6 · 1%
24. Belanja dan/atau pengadaan barang/jasa fiktif5 · 1%
25. Penggunaan kuantitas input untuk satu satuan output lebih besar/tinggi dari yang seharusnya5 · 1%
26. Pembayaran honorarium dan/atau biaya perjalanan dinas ganda dan/atau melebihi standar yang ditetapkan4 · 1%
27. Penetapan/pelaksanaan kebijakan tidak tepat atau belum dilakukan berakibat peningkatan biaya /belanja4 · 1%
28. Pengadaan barang/jasa melebihi kebutuhan4 · 1%
29. Mekanisme pemungutan, penyetoran dan pelaporan serta penggunaan Penerimaan negara/daerah/perusahaan dan hibah tidak sesuai ketentuan3 · 0%
30. Spesifikasi barang/jasa yang diterima tidak sesuai dengan kontrak3 · 0%
31. Entitas terlambat menyampaikan laporan2 · 0%
32. Pelampauan pagu anggaran2 · 0%
33. Pemanfaatan barang/jasa dilakukan tidak sesuai dengan rencana yang ditetapkan2 · 0%
34. Pemanfaatan barang/jasa tidak berdampak terhadap pencapaian tujuan organisasi2 · 0%
35. Pemborosan keuangan negara/daerah/perusahaan atau kemahalan harga2 · 0%
36. Penerimaan negara/daerah diterima atau digunakan oleh instansi yang tidak berhak2 · 0%
37. Pihak ketiga belum melaksanakan kewajiban untuk menyerahkan aset kepada negara/daerah2 · 0%
38. Barang yang dibeli belum/tidak dapat dimanfaatkan1 · 0%
39. Kelebihan pembayaran subsidi oleh pemerintah1 · 0%
40. Kelebihan penetapan dan pembayaran restitusi pajak atau penetapan kompensasi kerugian1 · 0%
41. Pekerjaan dilaksanakan mendahului kontrak atau penetapan anggaran1 · 0%
42. Pemahalan harga (Mark up)1 · 0%
43. Pemecahan kontrak untuk menghindari pelelangan1 · 0%
44. Penetapan kualitas dan kuantitas barang/jasa yang digunakan tidak sesuai standar1 · 0%
45. Penggunaan kualitas input untuk satu satuan output lebih tinggi dari seharusnya1 · 0%
46. Penghapusan hak tagih tidak sesuai ketentuan1 · 0%
47. Pertanggungjawaban/penyetoran uang persediaan melebihi batas waktu yang ditentukan1 · 0%
48. Rekanan belum melaksanakan kewajiban pemeliharaan barang hasil pengadaan yang telah rusak selama masa pemeliharaan1 · 0%
49. Rekanan pengadaan barang/jasa tidak menyelesaikan pekerjaan1 · 0%
50. Satuan pengawas intern yang ada tidak memadai atau tidak berjalan optimal1 · 0%

Peringkat rekomendasi dominan

Jenis rekomendasi menurut kode Permenpan 42/2011, dari yang terbanyak. Kategori SIGAP ditulis dalam kurung.

1. 09 · Perubahan atau perbaikan prosedur, peraturan dan kebijakan (Pelayanan Publik)248 · 28%
2. 05 · Pelaksanaan sanksi administrasi kepegawaian (Manajemen SDM)176 · 20%
3. 15 · Keterangan (belum terpetakan)160 · 18%
4. 01 · Penyetoran ke kas negara/daerah, kas BUMN/D, dan masyararakat (Akuntabilitas Keuangan)127 · 14%
5. 06 · Perbaikan laporan dan penertiban administrasi/kelengkapan administrasi (Perencanaan & Penganggaran)107 · 12%
6. 13 · Pelaksanaan sosialisasi (Pelayanan Publik)18 · 2%
7. 07 · Perbaikan sistem dan prosedur akuntansi dan pelaporan (Perencanaan & Penganggaran)16 · 2%
8. 11 · Koordinasi antar instansi termasuk juga penyerahan penanganan kasus kepada instansi yang berwenang (Pelayanan Publik)14 · 2%
Tampilkan peringkat lengkap (13 jenis)
9. 08 · Peningkatan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia pendukung sistem pengendalian (Manajemen SDM)12 · 1%
10. 03 · Perbaikan fisik barang/jasa dalam proses pembangunan atau penggantian barang/jasa oleh rekanan (Pengadaan Barang & Jasa)7 · 1%
11. 04 · Penghapusan barang milik negara/daerah (Akuntabilitas Keuangan)3 · 0%
12. 12 · Pelaksanaan penelitian oleh tim khusus atau audit lanjutan oleh unit pengawas intern (Manajemen Risiko & Pengendalian Internal)2 · 0%
13. 10 · Perubahan atau perbaikan struktur organisasi (Pelayanan Publik)1 · 0%

18% rekomendasi periode ini berkode 14/15 sehingga belum dapat dikelompokkan. Perlu pengecekan kodefikasi oleh Subbagian Analisis & Evaluasi (SOP langkah 2).

Rekomendasi strategis

Hasil analisis Tim Analisis & Evaluasi atas rekomendasi yang paling menentukan perbaikan daerah.

Lihat semua →

Belum ada rekomendasi strategis untuk periode ini

Ditetapkan dari hasil analisis Tim Analisis & Evaluasi (sementara manual).

Hasil pemanfaatan

Perbaikan nyata OPD/BUMD yang sudah diverifikasi dan disetujui untuk ditayangkan.

Lihat semua →

Belum ada pemanfaatan yang ditayangkan untuk periode ini

Laporan OPD/BUMD tampil di sini setelah diverifikasi Tim Analisis & Evaluasi dan disetujui untuk publikasi.

Tentang data. Angka berasal dari SIMWAS: hanya LHP yang sudah diverifikasi, dikelompokkan menurut tanggal LHP, dan diperbarui otomatis setiap hari pukul 02.15 WIB. Persentase selesai dihitung per rekomendasi, bukan per kegiatan tindak lanjut.

Nama OPD/BUMD, rincian temuan, dan dokumen LHP tidak ditampilkan. Periode dengan kurang dari 5 LHP tidak ditayangkan.